Tersirat

Sabtu, 30 Mei 2015
Posted by Unknown
   aku sedang jalan. ada lubang yang dalam di tepinya.
aku terperosok. aku tak berdaya. itu bukan salahku.
lama sekali baru aku bisa keluar.

   aku sedang jalan di jalan yang sama. ada lubang
yang dalam di tepinya. aku pura-pura tidak melihatnya.
lagi-lagi aku terperosok. tak kusangka aku berada di
tempat yang sama lagi. tetapi itu bukan salahku. masih
saja lama sekali aku bisa keluar.

   aku sedang di jalan yang sama. ada lubang yang
dalam di tepinya. aku lihat sih. tetapi tetap saja aku
terperosok. sudah jadi kebiasaan. sekarang, mataku
terbuka. aku tahu di mana aku berada. ini salahku.
aku pun segera keluar.


Apalah entahlah~ #Part II

Jumat, 22 Mei 2015
Posted by Unknown
rindu itu fana
menjadi nyata karena raga
dirimu pun nyata
meski tidak berbahagia bersama
aku hanya bisa bermimpi
meski peluk itu bukan lagi milikku
aku masih berharap kau datang dengan pelukan kemarin
                apalahku berhamburan bersama tetesan air mata
                membasahi jejak perjalanan kita
                yang ku kira untuk selamanya
                ternyata hanya buaian mimpi belaka
                dan kini menjadi aku dan kamu
                bukan kita
sifatmu yang tak lagi sama telah menyadarkanku
akan janjimu yang hanya buaian semata
ribuan malam dan rintik hujan
telah mengikis dirimu yang dulu
     apakah mungkin ada tali yang cukup panjang untuk mengeluarkanku dari dalamnya
     aku terjatuh?
     apa kamu dengar?
     apa kamu tau?
     sudahlah~
     ketidak pedulianmu menyadarkanku
     kamu tlah menang
     kamu boleh beritahu mereka
                 pagi jemputlah aku, akhiri rindu malamku~


*cuman iseng kok\\//
*kurang kerjaan aja*
 *hihihihihihi*

Sekarang Giliranku

Jumat, 07 Februari 2014
Posted by Unknown

Surat ini aku tujukan untuk mereka yang kusebut dengan “keluarga” Ayah dan Ibu, aku tahu bagaimana cara untuk tidak takut untuk menghadapi dunia. Caranya mudah sekali. Hanya mengingat wajah kalian saja mampu membakar semangat yang sebelumnya aku punya menjadi membara. Aku juga tahu untuk tidak takut, karena tangan kalian yang akan selalu ada untukku dan menggenggamku. Lantas siapa lagi yang pergelangan tangannya rela untuk selalu bersimpuh kepada-Nya selain mu, Ayah, Ibu?

Terimakasih untuk semuanya yang telah maupun belum kalian lakukan kepadaku. Rindu? Tentu saja aku tahan. Jangan cemas, aku tahu dunia ini sangat kejam. Hanya saja aku harus tahu mana yang memang benar-benar ditunjukkan-Nya padaku dan mana yang bukan.

Kini, aku telah menginjak kedewasaan tingkat sedang, belum sepenuhnya dewasa. Dan kali ini juga aku sedang berusaha bagaimana menjadi seseorang yang berkepribadian dewasa. Tidak hanya dewasa, semua permasalahan duniawi pun harus ku lahap habis-habis. Tak lupa dengan akhirat yang memang menjadi kewajibanku sebagai seorang muslim dari lahir.

Semenjak itu. Iya, semenjak dimana aku harus berpisah dengan kalian untuk sementara waktu. Semenjak semuanya apa-apa dilakukan dengan mandiri. Terasa bagaimana hidup tanpa adanya kalian. Meskipun itu “terlihat” sementara, namun rasanya tidak terlihat begitu sementara. Dan kali ini aku sedang berusaha menunjukkan sekaligus membuktikan bahwa apa yang kalian tanamkan sejak kecil itu sudah aku resapi dengan baik. Aku siap menerapkannya kepada kehidupanku tanpa kalian yang sementara ini. Baik pada diriku sendiri maupun kepada lingkungan sekitar.

Tidak lupa pula kepada kakak yang selalu memberi arahan sampai pada akhirnya aku ada di Universitas Jember ini. Terimakasih untuk tenaga yang dikorbankan untukku. Baik yang terlihat maupun tidak terlihat.

Mungkin hanya sekedar ucapan terimakasih saja tidak akan cukup untuk menyampaikan rasa syukurku kepada apa yang telah aku dapat selama aku hidup dengan kalian. Karena semua yang aku dapatkan pelajaran tentang  hidup tak akan pernah diajarkan oleh orang lain dalam hidupku selain keluarga. Aku ada didunia ini pun karena cinta dari keluarga.
Terimakasih (lagi) semoga kalian sehat selalu dan tetap dalam lindungan-Nya. Selalu! Dan doakan selalu. Semoga disaat aku kembali nanti, membawa segudang kebahagian dan aku akan mengunduhnya untuk kalian. Sekarang giliranku, Ayah, Ibu, Kakak!




         

Introduction :D

Sabtu, 12 Oktober 2013
Posted by Unknown

     Ketika Blogger ingin memperkenalkan diri :D hahaa... Hallo assalamualaikum Coo ;;) how are you today? i hope all very fine. amiiinn.. perkenalkan sobat Blogger, namaku Dwita F. Kurniyanti panggil saja Dita. letak gubukku nan asal kelahiranku yaa disini ini, di kota Lumajang, Jawa Timur. mungkin tak banyak yg tau Lumajang itu dimana, yg mereka tau pasti "Gunung Mahameru" yakan? yatoh? memang jauhh sih jaraknya gubukku yg indah ini dgn Gunung Mahameru. yaaa se'enggaknya sebagai patokan sajalah.. xixixixi

     Tempat menuntut ilmuku yg saat ini berada di SMPN 5 LUMAJANG. letaknya tak jauh dari rumahku. di sekolah itu aku menduduki kelas teratas dan memiliki derajat yg memuncak saat berada di Sekolah Menengah Pertama, yaitu kelas 9. kepikiran buat UAS, UAN pasti ada. sekarang lagi semaraknya guru-guru memberi tugas yg enggan mereka fikirkan akan lelahnya kita nan tak lupa juga Ulangan Harian yg terus-menerus tak ada hentinya :3 mereess sekaleeeee... meskipun miris itu demi kebaikan kita juga, bukan? :)


     
Lanjuuttt Gaaan.. Berikut adalah foto with my Sista and my nephew tercintroong :D     
     About me : Pengen jadi orang yg lebih baik dan nggak mau ngecewain orang. kecuali kepepet *gubrakk* aku orangnya kadang-kadang pendiam tapi lebih sering ceriwis *nahlooh* ngakakakkaka :D.. Hamba Allah | Ayah & Ibu{} | Yakin & semuanya akan mungkin! Bismillah | Target Hidup: SUKSES | Jelek pake TAPI !!! | (♐)woman | hiyaahhahah selesai sudaah :D

     Well, that's all... if my speak is bad .. i'm sorry cause I have problem, i'm headache, and i'm humans that no off from mistakes and never perfect. thanks for your attention :)) good day and have a nice day.. Wassalamualaikum Wr. Wb.

About Me

Clock

>>>Hallo<<<
[Tulis] | [tutup]